GFD & Krismin Field Trip

6 05 2010

Field Trip Geologi Fisik & Dinamik dan Kristalografi Mineralogi

Lokasi field trip geologi fisik dan geologi dinamik ini mengambil tempat di sekitar Kabupaten Kulon Progo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Field trip ini dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2005, kami berangkat dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada pada pukul 07.30 WIB. Stasiun pengamatan pada field trip ini dibagi menjadi lima. Stasiun pertama yang kami tuju yaitu Sungai Progo, setelah melakukan pengamatan di stasiun ini kami melanjutkan perjalanan ke stasiun kedua. Stasiun kedua ini dibagi menjadi dua lokasi pengamatan sehingga rombongan dibagi menjadi dua. Lokasi pengamatan yang pertama kali kami amati berada di ladang jagung penduduk yang terletak di sebelah tenggara Watumurah dekat Gunung Mudjil. Lokasi pengamatan kedua terletak di tepi jalan, yang berada di sebelah tenggara Watumurah dan sebelah baratdaya Kenteng dimana di situ dilakukan plot lokasi yang diukur terhadap Gunung Mudjil dan Gunung Prau. Setelah itu kami melanjutkan ke stasiun pengamatan ketiga, stasiun ini terletak di Desa Dengok Kecamatan Nanggulan, Sleman, Yogyakarta. Stasiun ini juga dibagi menjadi dua lokasi pengamatan. Kemudian kami menuju ke stasiun keempat, stasiun ini terletak di Desa Sangon,  Kulonprogo. Stasiun ini juga dibagi menjadi dua lokasi pengamatan yaitu yang pertama kami amati adalah tambang emas rakyat dan yang kedua yaitu di salah satu aliran sungai di Desa Sangon. Kemudian kami menuju ke stasiun pengamatan selanjutnya yaitu stasiun kelima sekaligus stasiun terakhir yang kami kunjungi. Stasiun kelima ini terletak di Pantai Glagah sebelah selatan propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah selesai melakukan pengamatan di kelima stasiun tersebut kami kembali ke kampus teknik Universitas Gadjah Mada.

KESIMPULAN

Dari hasil pengamatan pada saat field trip dapat disimpulkan antara lain :

  1. Indonesia  sangat berpotensial sebagai negara penelitian karena memiliki kelengkapannya dalam geomorfologinya, litologinya, dan atau proses geologinya.
  2. Kita dapat memahami bahwa banyak sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk memajukan Indonesia.
  3. Kulon Progo menjadi salah satu daerah yang dapat dimanfaatkan bagi Universitas – universitas yang ada di Yogyakarta untuk penelitian maupun kuliah lapangan.
  4. Di Yogyakarta, khususnya di Kulon Progo banyak sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk kelangsungan hidupnya.
  5. Dengan diadakannya fieldtrip ini, dapat memacu para mahasiswa untuk dapat menimba ilmu lebih tinggi agar dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada.

Selama melakukan pengamatan dan penelitian di stasiun – stasiun pada field trip di Kulon Progo ini, kita dapat menjumpai bentuk – bentuk morfologi yang berbeda – beda dari setiap stasiun pengamatan yang berasal dari formasi batuan yang berbeda pula. Walaupun terdapat perbedaan pada morfologinya, litologi pada masing – masing daerah pengamatan hampir sama. Potensi geologi yang dapat dimanfaatkan oleh penduduk sekitar juga banyak dan bermacam – macam. Terdapat juga bermacam – macam mineral yang terdapat dalam satu batuan yang sama. Contohnya dapat dilihat di stasiun pertama, mineral plagioklas dapat berasosiasi dengan hornblende, orthoklas, kuarsa, dan mineral – mineral felsic yang terdapat pada batu andesit yang sama. Sehingga kita mampu mempelajari mineral – mineral secara lebih kompleks. Untuk mineral kuarsa ditemukan hampir di seluruh stasiun pengamatan.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: